BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Dunia
pendidikan menawarkan sebuah program yang tidak hanya teori tetapi juga
praktek, karena disamping teori yang didapat dalam perkuliahan, mahasiswa juga
dapat secara langsung berkecimpung di dunia kerja/industri melalui kerja
praktek lapangan industri untuk menerapkan teori yang telah didapat selama
bangku perkuliahan. Praktek lapangan industri merupakan salah satu mata kuliah
wajib yang harus di ikuti oleh setiap mahasiswa teknik, begitu juga bidang
studi teknik mesin.
Indonesia
merupakan salah satu Negara yang kaya akan sumber daya alam. Dalam
perkembangannya, telah berbagai macam teknik dan teknologi yang dipergunakan
oleh manusia untuk dapat mengolahnya semaksimal mungkin. Perusahaan yang
bergerak dibidang pertambangan merupakan salah satu perusahaan yang
memanfaatkan berbagai metode dan teknologi sehingga dapat diperoleh hasil yang
optimal dengan keuntungan yang besar, biaya produksi yang relative kecil serta
ramah lingkungan.
Bucket
Wheel Excavator yang dimiliki oleh perusahaan PT. Bukit Asam adalah jenis Sch
Rs 800x152,2. Pada bagian kontruksi sub
struktur Bucket Wheel Excavator terdapat wheel bogie. Dalam
pengoperasiannya wheel bogie merupakan unit yang paling banyak atau paling
berat menahan beban dari
Bucket
Wheel Excavator, hampir keseluruan beban dari Bucket Wheel Excavator baik
operasi maupun non operasi, semuanya bertumpu pada komponen wheel bogie apalagi
saat Bucket Wheel Excavator beroperasi, maka beban yang harus ditahan oleh wheel
bogie akan bertambah berat dari sebelum Bucket Wheel Excavator tersebut
beroperasi.
Dalam
hal ini penulis memilih judul “Analisa Kerusakan
Wheel
Bogie pada Bucket Wheel Excavator 203”.
1.2
Rumusan Masalah
a. Bagaimana cara kerja Bucket Wheel Excavator 203 di PT.
Bukit Asam
b. Bagaimana system perawatan mesin yang dilakukan pada
Bucket Wheel Excavator 203
c. Bagaimana Analisa kerusakan wheel bogie pada Bucket
Wheel Excavator 203
1.3
Batasan Masalah
a. Penjelasan tentang cara kerja Bucket Wheel Excavator
203 yang beropersai di tambang MTBU PT. Bukit Asam (Persero)
b. Penjelasan system perawatan mesin Bucket Wheel
Excavator
c. Analisa kerusakan wheel bogie pada saat pengoperasian Bucket
Wheel Excavator 203.
1.4
Tujuan
a.
Mengetahui cara
kerja Bucket Wheel Excavator di tambang batu bara PT. Bukit Asam
b.
Mengetahui
berbagai perawatan mesin yang dilakukan pada Bucket Wheel Excavator
c.
Menganalisa
kerusakan wheel bogie pada Bucket Wheel Excavator.
1.5
Manfaat
a.
Mendapatkan
informasi tentang cara kerja Bucket Wheel Excavatot dan perawatan pada wheel
bogie
b.
Memberikan
informasi tentang analisa kerusakan wheel bogie pada BWE itu sendiri karena
peran dari kontruksi sub struktur ini sangat berpengaruh dalam memperlancar
operasi BWE
1.6
Metode
Penulisan
Guna
mendukung proses Sistem Perawatan dan Perbaikan digunakan metode pengambilan
data sebagai berikut:
1. Observasi
Mengambil secara
langsung visual perawatan dan perbaikan di Watsin PT.BA dan gangguan-gangguan
yang kerap terjadi menjadi kerusakan.
2. Literatur
Menggunakan literatur
yang berhubungan dengan sistem perawatan perawatan dan perbaikan.
3. Wawancara
Tanya jawab (interview)
dengan pembimbing serta karyawan yang berkaitan langsung dengan sistem
perawatan dan perbaikan
1.7
Waktu Pelaksanaan
Pelakasanaan kerja praktek ini adalah selama 1 bulan
yaitu terhitung mulai tanggal 10 November 2014 s.d 10 Desember 2014 di PT. Bukit Asam (Persero) Tbk berlokasi di Tanjung Enim
kecamatan Lawang Kidul, kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar